Profil Pencak Silat Garuda Indonesia (PSGI) Beserta Tingkatan Sabuknya

Pencak Silat Garuda Indonesia (PSGI) merupakan perguruan pencak silat yang masih cukup muda. Perguruan ini mulai populer di masyarakat umum melalui platform Youtube.

Channel tersebut bernama Herri Pras yang mulai aktif pada tahun 2019 itu langsung menarik minat tonton para penikmat silat di awal pembuatannya.

Berbagai praktek teknik beladiri, seni dan jurus pencak silat PSGI yang sangat indah terpampang jelas di channel tersebut.

Lantas apa itu perguruan Pencak Silat Garuda Indonesia?, mari simak penjelasan berikut ini.

Sejarah dan Latar Belakang Berdirinya Pencak Silat Garuda Indonesia (PSGI)

Melalui situs resminya, PSGI didirikan oleh Mas Heri Prasetiawan (Herri Pras) pada 13 Januari 2017 di Jember, Jawa Timur.

Mas Herri Pras lahir di keluarga yang akrab dengan seni bela diri, ketika masih berusia 8 tahun, beliau telah mempelajari pencak tradisional warisan keluarga melalui kakak dan paman beliau.

Seiring berjalannya waktu, Mas Herri Pras terus mengikuti berbagai aliran bela diri, diantaranya yaitu :

• Pencak Tradisional warisan keluarga
• Tapak Suci (Teknik Beladiri Praktis)
• Taekwondo (Basic Gerakan)
• Acrobatic Capoeira (Dasar Gerakan)
• Extreme Martial Arts Tricking
• Pencak Silat Gerak Binatang (PSGB)
• Persaudaraan Setia Hati Terate (Sampai Sabuk Jambon)

Namun pada tahun 2011, orang tua dari Mas Herri Pras tidak mengizinkan beliau untuk mengikuti latihan bela diri dan segala macam pertandingan bela diri.

Hal tersebutlah yang membuat Mas Herri Pras berinisiatif untuk mendirikan perguruan silat sendiri.

Atas izin orang tua beliau, Mas Herri Pras dibolehkan untuk berlatih sendiri tanpa mengikuti perguruan silat lain.

Lalu pada saat merantau di Sumatera, Mas Herri Pras pun melakukan latihan secara intensif untuk mendapatkan sebuah gerakan dan jurus baru dengan basic berbagai aliran beladiri yang pernah beliau pelajari.

Beliau menciptakan gerak silat dan jurus PSGI di tengah kebun hingga hutan belantara di Sumatera.

Setelah kurang lebih 6 tahun beliau berlatih, tepatnya pada 13 Januari 2017, secara resmi Pencak Silat Garuda Indonesia beridiri.

Silat Garuda bersifat terbuka, yang artinya masyarakat umum boleh mengikuti latihan di perguruan ini.

Dasar dan Tujuan Pencak Silat Garuda Indonesia

Perguruan yang sering dipanggil Silat Garuda ini memiliki dasar yang selaras dengan tujuan UUD 1945 dalam membentuk generasi yang berdaulat dan taat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sedangkan tujuan dari Silat Garuda antara lain:

  • • Menjaga dan mengembangkan bentuk seni beladiri pencak silat sebagai ciri khas Indonesia.
  • • Melatih ketangkasan dan pengembangan seni beladiri pencak silat sebagai ikon bangsa agar tetap lestari di mata masyarakat sebagai bentuk cinta tanah air.
  • • Mendidik anggota untuk menjadi pesilat generasi penerus yang berjiwa seni, kuat dan mulia.
  • • Membentuk jiwa seorang ksatria yang berani untuk menegakkan kebenaran dan memberantas kemungkaran melalui beladiri.

Selain itu, PSGI juga memiliki asas berdasarkan Rukun Islam dan Pancasila.

Bentuk Organisasi Pencak Silat Garuda Indonesia

PSGI merupakan perguruan yang telah menerapkan sistem organisasi, walau umur perguruan ini masih muda, namun Silat Garuda sudah memiliki struktur organisasi yang jelas.

Susunan organisasi Silat Garuda di pusat Kabupaten Jember terdiri atas :

Ketua Umum

Bertugas untuk mengkoordinasikan dan mengatur organisasi dalam melaksanakan semua kegiatan.

Wakil Ketua Umum

Membantu Ketua Umum dalam mengatur organisasi serta menjadi wali dari Ketua Umum apabila berhalangan.

Sekretaris

Bertugas mengelola surat menyurat dan mengelola urusan perlengkapan organisasi.

Bendahara

Bertanggung jawab dalam menyusun rencana anggaran dan melaksanakan pengelolaan keuangan.

Baca Juga:

Profil Pencak Silat Persinas ASAD | Tujuan dan Tingkatan Sabuk

Koordinator

Bertugas dalam mengorganisasikan setiap program aktivitas kerja dan melaksanakan berbagai kebijakan organisasi.

Anggota

Keanggotaan Silat Garuda terdiri dari Siswa, Siswa Senior, Pendekar dan Pelatih.

Makna Lambang Pencak Silat Garuda Indonesia

lambang silat garuda indonesia

Silat Garuda sendiri memiliki lambang perguruan dengan makna dan filosofi yang cukup dalam. Berikut penjelasan dari lambang Silat Garuda.

Dasar Berwarna Hitam

Dasar hitam dalam filosofi Silat Garuda berarti kekuatan, artinya setiap pendekar harus memiliki kekuatan dalam menghadapi setiap keadaan yang memaksanya untuk lemah.

Warna Merah Dalam Lingkaran

Warna merah merupakan simbol dari keberanian, artinya seorang pendekar harus berjiwa ksatria dan berani menolak segala bentuk kemaksiatan atau kemungkaran.

Tepi Lingkaran dan Latar Belakang Tulisan Berwarna Putih

Putih melambangka kesucian, artinya pendekar sejati harus memiliki kejernihan jiwa serta memiliki sikap kesatria.

Bentuk Lingkaran

Lingkaran bermakna tekad yang bulat dan bersifat tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai hal.

Simbol Bintang 5 di Sela-sela Tulisan Garuda

Bintang yang berjumlah 5 berasal dari 5 Rukun Islam dan 5 sila di Pancasila, artinya Silat Garuda dalam menjalankan keorganisasiannya selalu berpegang teguh terhadap rukun islam dan Pancasila.

Simbol Tangan Mengepal

Tangan mengepal bermakna pendekar Silat Garuda selalu memegang teguh prinsip.

Simbol Telapak Tangan

Telapak tangan terbuka melambangkan sifat keterbukaan di perguruan ini.

Simbol Senjata

Senjata bermakna setiap manusia dalam menjalani kehidupan harus memiliki sebuah pelindung.

Simbol Garuda Sergap

Garuda yang menjadi simbol utama dari perguruan ini melambangkan sifat sigap dan waspada dalam menghadapi segala persoalan.

Tingkatan dan Makna Sabuk Pencak Silat Garuda Indonesia

makna sabuk silat garuda

Perguruan Silat Garuda memiliki 5 tahapan dalam menempuh materi yang diajarkan, pada setiap tahapan tersebut ditandai dengan warna sabuk yang berbeda-beda.

Berikut makna setiap sabuk di perguruan Silat Garuda.

1. Sabuk Putih

Sabuk putih pada tahapan ini bermakna kesucian yang berlandaskan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.

Lalu sabuk putih juga bermakna jika Silat Garuda menolak segala bentuk kesyirikan dan segala hal yang berbau mistis.

2. Sabuk Kuning

Sabuk berwarna kuning bermakna seorang pendekar harus membawa kedamaian kemanapun dia berada.

3. Sabuk Biru

Sabuk biru berarti kesetiaan, yaitu setiap anggota Silat Garuda harus memiliki rasa setia terhadap perguruan, negara dan agama.

4. Sabuk Merah Ganda / KARDA 1 / Pelatih Tingkat 1

5. Sabuk Merah Strip Kuning / KARDA 2 / Pelatih Tingkat 2

Kedua sabuk merah tersebut bermakna pendekar Silat Garuda harus berani menolak segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran.

Penjelasan mengenai Pencak Silat Garuda Indonesia di atas kiranya bisa Anda pahami dengan seksama, jika ingin mengetahui lebih dalam tentang Silat Garuda, Anda bisa langsung mengunjungi channel Herri Pras melalui platform Youtube.

Tinggalkan komentar